Berdamai dengan Yahudi, Mungkinkah ?


Penulis : Syaikh Abdul Aziz bin Abdulah bin Baz
Judul : Berdamai Dengan Yahudi, Mungkinkah ?
Penerbit : Maktabah Al-Manshurah
File : PDF text 390 KB


Harian Kompas tanggal 8 Desember 2007, pada halaman 9 memuat berita dengan Judul Ulama RI Bertemu Simon Peres, dimana kompas mengutip dari Associiated Press, yang memberitakan bahwa Presiden Israel Shimon Peres menerima sejumlah ulama Indonesia yang berkunjung ke Jerussalem.Berita tersebut tidak menyebutkan siapa saja ulama Indonesia ( Benarkah mereka ulama ? ^_^ -buldozer) tersebut yang bertemu Simon Peres, hanya dikatakan mereka Ulama yang moderat yang menginginkan perdamaian dengan negara dan agama lain.Namun Direktur Eksekutif The Wahid Institute membenarkan ada serombongan cendikiawan Muslim Indonesia yang berangkat ke Israel, tetapi dia tidak tahu apakah mereka memiliki agenda bertemu dengan Peres. Suaedi menambahkan mereka ke Israel atas nama individu-individu, tidak mengatasnamakan organisasi tertentu, namun individu-individu tersebut adalah yang memiliki pandangan Islam yang terbuka dan pluralis. (selesai kutipan dari kompas)

Terlepas dari berita kompas tersebut dan apa maksud di balik kunjungan mereka yang di daulat sebagai cendikiawan Muslim dan Ulama tersebut (saya gak tahu lo siapa yang ngangkat mereka ulama dan cendikiawan ^_^), sebetulnya bagaimana hukum berdamai dengan Yahudi ?

Mungkinkah kita berdamai dengan para perampok tanah air ? Teroris yang sesungguhnya ? yang telah menumpahkan jutaan galon darah ? yang telah membuat air mata umat Islam khususnya Palestina tidak berhenti mengalir ?

Apa yang harus dilakukan ? Lawan Mereka !

Para pemuda pun bergerak dalam gelombang gerakan jihad intifadhah yang berapi-api! “Bom Syahid” meledak disana-sini ! anak-anak kembali mati, para pemuda mati ! Orang tua mati ! Darah pun tidak berhenti mengalir !!

Benarkah tidak ada kata damai ? sampai kapan perang ini berakhir ?. Buku yang hadir kehadapan pembaca adalah buah karya Syaikh Abdul Aziz bin Abdulah bin Baz rahimahullah, menjelaskan pada kita, bagaimana hukumnya berdamai dengan kaum kafir yang telah menindas kita, berdasarkan tinjaun syariat dan contoh dari Rasulullah saw. Mudah-mudahan menambah wawasan pengetahuan kaum muslimin yang ada di Indonesia khususnya, sehingga tidak mudah teriak Jihad tanpa ada bimbingan syariat.

Sebelum mendownload saya sarankan anda membaca pendapat kami, Jika setuju silakan download, jika tidak setuju alangkah baiknya anda jujur pada diri sendiri untuk tidak mendownloadnya, kecuali bagi anda yang merasa awam dan sangat butuh akan ilmu

ebook dikatalog

Tentang mykampungsunnah

yoga permana tea teu bireuk deui
Pos ini dipublikasikan di Akhlaq, akidah, manhaj dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s